Madu Hutan Riau

madu2Apa itu Madu?

Madu merupakan cairan kental yang menyerupai sirup rasanya manis dan aromanya khas. Madu dihasilkan oleh lebah yang berasal dari sari bunga atau nektar. Namun tidak semua lebah bisa menghasilkan madu, hanya lebah jenis lebah liar (apis dorsata) saja yang paling efektif.

Kandungan Madu dan Manfaatnya

Percayakah anda bahwa rasa manis gula yang terdapat pada madu itu berlipat-lipat jika dibandingkan dengan rasa manis gula buatan. Dan bahwa jenis gula yang terkandung dalam madu adalah lebih dari lima belas jenis.

Di antaranya adalah fruktosa (gula buah) glukosa gula anggur), sukrosa (gula tebu), dan maltosa (gula gandum). Di dalam madu juga terkandung berbagai vitamin yang barangkali telah memenuhi seluruh vitamin yang dibutuhkan oleh manusia, yaitu : A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, dan asam nikotinat.

Ini semua merupakan vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh dan dengan mudah bisa terserap oleh tubuh selama satu jam setelah minum madu. Berbeda dari berbagai vitamin yang terdapat secara terpisah-pisah pada berbagai makanan lain yang lebih lambat penyerapannya dibandingkan vitamin yang terdapat di dalam madu.

Di dalam madu juga terdapat kandungan mineral dan garam. Seperti; besi, sulfur, magnesium, kalsium, kalium, sodium, klorin, tembaga, krom, nikel, lead, silica, mangan, alumininum, aurum, lithium, thin, zink, dan titanium. Sungguh menakjubkan, karena semua mineral tersebut merupakan komposisi tanah yang darinya manusia diciptakan.

Di dalam madu juga terkandung bermacam-macam enzim dan asam yang sangat penting untuk kehidupan dan aktivitas tubuh manusia, misalnya: enzim amylase, enzim katalase, enzim fosfolirase, dan beberapa enzim lainnya.

Adapun macam-macam asam yang terkandung dalam madu adalah: formic acid, lactic acid, atric acid, tartaric acid, oxalid acid asam fosfat, dan asam glukomat.

Di dalam madu juga terkandung hormon-hormon kuat yang berfungsi menggiatkan dan memacu kerja organ-organ tubuh. Karena itu di dalam madu juga terkandung antibioitik yang melindungi manusia dari seluruh penyakit dan membunuh berbagai bakteri dan mikroba.

Telah diketahui pula bahwa di dalam madu terdapat dotorium (hydrogen berat) yang berfungsi sebagai anti kanker.

Madu Hutan Riau

Madu hutan Riau dihasilkan dari kawasan hutan alam yang masih tersebar luas meliputi Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Siak, Indragiri Hulu, dan sebagian Indragiri Hilir.

Madu hutan riau biasanya berasal dari pohon-pohon sialang yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi, diantaranya bahkan berumur ratusan tahun. Biasanya ada 30 sampai 80 sarang setiap pohonnya. Poses pencarian madu dilakukan pada saat bulan mati setiap sebulan sekali, hal ini bukan merupakan klenik turun menurun, namun merupakan upaya menghindari sengatan lebah di waktu pengambilan madu tersebut. Pemanjat seringkali tidak menggunakan alat keselamatan yang memadai sehingga resiko kecelakaan kerja sangat tinggi.

pohon sialang – terdapat 30-80 sarang lebah hutan dalam satu pohonnya

pohon sialang – terdapat 30-80 sarang lebah hutan dalam satu pohonnya

Pemanjat seringkali tanpa dilengkapi alat keselamatan yang memadai

Pemanjat seringkali tanpa dilengkapi alat keselamatan yang memadai

Madu hutan riau adalah madu hutan alami dan bukan madu hasil ternakan. Madu hutan memiliki kualitas relatif lebih tinggi dibandingkan dengan madu ternakan. Hal ini dikarenakan karena lebah penghasil madu mengkonsumsi sari bunga yang lebih bervariasi. Selain itu madu hutan juga dikenal sebagai madu organik karena tidak terkontaminasi zat kimia pestisida.

Pengolahan Madu Hutan Riau

Madu yang berasal dari sarang lebah tersebut kemudian akan mengalami dua proses pengolahan yang berbeda, ada yang melalui proses pemerasan, metode lama, dan ada yang melalui proses penirisan, yang sering di sebut model higienis.

Metode pemerasan bertujuan untuk mempercepat kerja pengeluaran madu dari sarangnya, hal ini dilakukan melalui pemerasan sarang yang berisi madu, kemudian di taruh dalam sebuah wadah berpenutup.

Madu Hutan yang dijual disini hanya dihasilkan melalui metode penirisan. Sarang yang telah diiris akan diproses tanpa remas tangan dan memakai peralatan yang bersih dan bebas pencemaran zat kimia. Metode penirisan dilakukan dengan cara membelah madu menjadi beberapa bagian, kemudian di taruh di atas sebuah saringan, proses ini memakan waktu yang cukup lama, dan madu yang keluar kemudian di saring sebelum akhirnya di masukkan kedalam suatu wadah. Proses pengeluaran madu melalui penirisan ini senantiasa dilakukan sesuai standar Internal Control System (ICS) agar kualitas madu tetap terjaga.

penirisan madu tesso nilo

penirisan madu hutan

Duta WWF Nadine Chandrawinata

Duta WWF Nadine Chandrawinata

Madu hutan dihasilkan dari jenis lebah liar (Apis Dorsata) yang sampai saat ini belum dapat dibudidayakan. Koloni lebah dikelola secara profesional, dipanen dengan wawasan lestari dan selektif. Diekstrak dan dipacking secara higienis dalam pengawasan yang ketat. Setiap tahapan proses dilakukan tanpa tambahan perlakuan apapun, sehingga diperoleh madu berkualitas tinggi dan alami. Warna, rasa, aroma, dan kekentalan sesuai dengan musim bunga di alam. Kadar air madu hutan berkisar antara 22-23%. Madu hutan yang dihasilkan adalah madu hutan kualitas super yang lolos uji kelayakan untuk ekspor ke luar negeri.

Jenis Madu Hutan – Madu Manis dan Madu Pahit

Kami memproduksi dua jenis madu hutan riau yaitu madu manis dan madu pahit. Madu manis pada umumnya sudah dikenal masyarakat Indonesia. Khasiat dan manfaatnya sudah banyak diteliti berdasarkan penggunaan turun temurun dan penelitian ilmiah. Lain halnya dengan madu pahit, umumnya diperoleh dari hasil lebah Apis Dorsata yang menghisab nektar atau bunga pohon-pohon yang memiliki potensi menghasilkan nektar yang berasa pahit seperti: pohon singkong karet, paitan, mahoni, kaliandra, pelawan, dll. Madu jenis ini termasuk madu langka dan memiliki banyak sekali khasiat dan manfaat yang belum tentu dijumpai pada jenis madu yang lain.

maduhutan-newjpg

Penampakan Produk Madu Hutan. Foto diambil tanpa editing sehingga warna madu relatif sama dengan aslinya. Namun terkadang warna, rasa, dan aroma madu bisa berbeda-beda tergantung musim bunga dialam

9 Keunggulan madu hutan kami :

  1. 2,5 % keuntungan penjualan untuk anak yatim dan kaum duafa

  2. Madu hutan asli kualitas terbaik dari hutan riau, dihasilkan dari proses higienis dan wawasan lestari

  3. Madu lokal berkualitas internasional

  4. Terdaftar di HKI (Hak Merk) Wilbi No. IDM000303224

  5. Terdaptar di HKI (Hak Cipta) Wilbi No. 049687

  6. Terdaotar di Dinkes P-IRT No. 109327602150

  7. Binaan LPPM IPB

  8. Bersertifikat Halal MUI No. 01121035061108

  9. SIUP Izin Usaha N0. 0128/10-27/PK/III/2009

Harga Madu Hutan

Madu Manis 1 Kg = Rp 90.000,-

Madu Pahit  1 kg = Rp 120.000,-

Harga belum termasuk ongkos kirim ke alamat anda

garansi2

Garansi uang kembali 1oo % jika madu tidak asli atau dalam kondisi apapun anda tidak puas dengan kualitas madu hutan yang kami jual

Silahkan Kunjungi Page Kami Untuk Melihat Bukti Pengiriman dan Testimoni Asli Konsumen Kami. KLIK DISINI

Cara Pemesanan Cepat

Kirim SMS ke 0852 780 24292, tuliskan:
Pesan Madu Hutan Manis/Pahit, Jumlah Pesanan, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap, No. HP

Contoh : pesan madu pahit, 3 kg, Bpk. Subroto, jl. sudirman no 10 medan, HP. 087803900065

Kami akan segera membalas sms anda untuk informasi pembayaran dan pengiriman Paket Madu Hutan ke Anda